Salah satu pilar pertumbuhan ekonomi adalah aktivitas usaha kecil baik di sektor tradisional
maupun modern melalui aktivitas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM memiliki
peran strategis dalam perekonomian negara, UMKM tidak hanya berperan dalam penyerapan
tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, tetapi juga berperan sebagai motor
penggerak diseminasi capaian pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. UMKM dianggap
sebagai industri tangguh krisis keuangan global karena sebagian besar pendekatan mereka
konvensional. Kemajuan teknologi informasi memegang peranan yang sangat penting dalam
kehidupan manusia. Dengan menguasai teknologi informasi, masyarakat memiliki modal yang
cukup untuk menjadi pemenang dalam persaingan global. Informasi merupakan modal utama
pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan senjata utama pembangunan ekonomi
nasional. Meningkatnya kecenderungan penggunaan media sosial di masyarakat dan
perkembangan teknologi internet membuka peluang bagi para pemangku kepentingan UMKM.
Keadaan ini ditopang oleh kemajuan perangkat mobile yang semakin banyak digunakan di
masyarakat. Digitalisasi merupakan hal penting yang perlu dipahami oleh para pemangku
kepentingan UMKM di binaan INKOPA UTama. Maka Inovasi dan Korporasi Widyatama bekerja
sama dengan Dokter Kewrausahaan sebagai narasumber yaitu : Dr. Yuhaprizon.S.T.M.M. dan
Kang Awan dari Conten creator marketing sebagai Narasumber memberikan solusi atas
permasalahan UMKM binaan Inkopa UTamaterkait kemasan produk. Danz Palm Sugar (gula
semut aren), UKM ini berdagang dengan pasar masyarakat sekitar. Pemasaran yang dilakukan
oleh UKM Danz Palm Sugar masih bersifat konvensional dan belum mengoptimalkan peran
digital dalam pemasaran produk. Cakupan pasar tidak besar karena pelaku UMKM hanya
menjual secara lokal di dalam desa Kontribusi UMKM tentunya akan mendorong perekonomian
nasional. Oleh karena itu, penguatan UKM merupakan tugas yang mendesak. Salah satu yang
bisa dilakukan untuk memberdayakan UMKM adalah pelatihan desain kemasan produk. Banyak
produk sejenis yang beredar di pasaran adalah buatan perusahaan asing yang menguasai pasar
domestik dengan mengalahkan produk UMKM Indonesia. Hal ini dikarenakan kemasan produk
lokal tidak membangkitkan minat lokal dan dianggap tidak sehat. Kemasan yang tepat dari
produk apa pun meningkatkan nilainya.

Melalui Dr.W. kegiatan ini diawali dengan membekali peserta dengan materi terkait
packaging. Materi yang diberikan berkaitan dengan hubungan antara pentingnya kemasan
produk dengan tingkat penjualan. Dengan berbagi materi, peserta juga belajar tentang kemasan,
merek dan label. Selama kegiatan ini, para mitra menunjukkan antusiasme dan minat yang besar
terhadap pengetahuan tentang kemasan dan perannya dalam perlindungan produk. Mereka mengakui
bahwa kerusakan produk seringkali disebabkan oleh pengemasan yang tidak tepat. Kami juga
menemukan bahwa beberapa bahan kemasan yang telah digunakan di masa lalu berbahaya bagi
konsumen dan lingkungan.

Disamping itu juga diberikan edukasi terkait E-comerse. E-commerce adalah
sebuah bentuk perdagangan ataupun perniagaan barang maupun jasa. Proses ini dilakukan melalui
media elektronik terutama menggunakan internet. E- commerce ini juga bisa disebut sebagai aplikasi
dan juga proses yang saling menghubungkan antara perusahaan, komunitas, dan juga konsumen melalui
sebuah transaksi elektronik. Pelaksanaan Kegiatan seminar ini pengembangan inovasi desain kemasan
telah mampu memberikan desain kemasan untuk industri umkm binaan INKOPa. Pelaksanaan ini diakhiri
dengan memnberikan pelatihan yang ditutup dengan praktik mengemas suatu produk. (Kamis, 21
Desember 2023,INKOPA UTama).
Recent Comments